Sunday, 20 January 2019

Pengalaman Di Pesantren

Saya pernah berkerja di pesantren meskipun bukan sebagai guru, tapi saya banyak memiliki kenalan kenalan guru di sana, saya juga berteman dengan beberapa santri laki laki.

Pengalaman saya selama di pesantren 
Pengalaman Di Pesantren

Dulu Persepsi saya tentang pesantren adalah sebuah lingkungan yang religius di mana para santri memiliki ahlak baik dan sopan sopan sering mengunakan sarung dan rajin membaca kitab kitab layaknya anak soleh Dan rajin sholat.

Tapi setelah saya berkerja di sana ternyata persepsi saya tidak seratus persen benar.
Di antara mereka ada juga yang degil, suka merokok dan kadang juga ada yang ketangkap basah pacaran kemudian di keluarkan.

Yang jadi pertanyaan saya kenapa hal ini bisa terjadi padahal di lingkungan yang religus Itulah pertanyaan dalam benak saya.

Setelah agak lama akhirnya saya menyadari, Ternyata para murid yang jadi santri di sana tidak semuanya memiliki niat 100 persen menuntut ilmu agama.

ada sebuah kondisi di mana ketika orang tua merawat anak. Pada saat anaknya beranjak remaja karena pengaruh lingkungan yang tidak baik akhirnya prilaku anaknya menjadi nakal dan tidak bisa di kontrol oleh orang tua.

Nah di sinilah orang tua tersebut akan memasukan anaknya ke pesantren dengan harapan bahwa kelak ahlak anaknya bisa berubah menjadi lebih baik.

Dengan mengunakan Cara ini Ada yang berhasil mengubah ahlak dan prilaku anaknya menjadi lebih baik. tapi ada juga yang tetap nakal bahkan setelah di sekolah di pesantren.

di sisi lain saya juga melihat Santri yang benar benar menuntut ilmu agama, biasanya mereka lebih pendiam tak terlalu mencolok dan rajin azan di masjid bahkan sebelum subuh.

Ada pelajaran yang saya ambil di pesantren tempat saya kerja.

Yaitu tidak peduli nakal ataupun bodoh seseorang ketika mempelajari tentang ilmu agama. Ketika dia masuk ke lingkungan pesantren dan bisa bertahan selama tiga tahun saja.

Dapat di pastikan dia sudah bisa membaca alquran dengan baik dan lancar serta memiliki hafalan meskipun beberapa surat pendek. Dan paham ilmu dasar agama.

Saya percaya walaupun ada santri tamatan pesantren yang tidak berubah perilakunya menjadi lebih baik.

tapi seiring bertambahnya umur pasti akan ada perubahan pada pola pikirnya untuk menjadi lebih baik.

Apalagi di saat umur bertambah Tua, makan tak enak, tidurpun tak enak mengingat sebentar lagi akan masuk ke dalam liang lahat. Saat itulah seseorang akan mencoba menerapkan semua ilmu agama yang dia dapat untuk menjadi bekal di akherat.